09
Nov

Penetapan Wisata Cagar Budaya Kota Malang

Penetapan Wisata Cagar Budaya Kota Malang

Bangunan Cagar Budaya
Bangunan Cagar Budaya

Kamis 7 November 2013, Dinas Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni, mengungkapkan bahwa Dinas Pariwisata Kota Malang akan menetapkan 25 bangunan sebagai cagar budaya. Bangunan cagar budaya yang meliputi rumah, perkantoran, sekolah dan penginapan tersebut yang berada di Klojen.

Salah satunya diantaranya gedung Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Cor Jesu, gedung PLN dan beberapa unit rumah di Jalan Ijen yang akan ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya berdasarkan verifikasi yang dilakukan Dinas Pariwisata dibantu Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. 25 bangunan cagar budaya ini hasil verifikasi dari 100 bangunan yang disarnkan oleh masyarakat sebagai bangunan cagar budaya yang harus dilindungi.

Bentuk asli bangunan tak boleh berubah. Tapi renovasi tetap diizinkan, namun terbatas, ujar Ida Ayu Wahyuni. Bangunan cagar budaya ini dikenal sebagai salah satu tujuan wisata. Wisatawan mancanegara asal Belanda sering berkunjung untuk menikmati arsitektur kolonial.

Kepala BPCB Jawa Timur, Aris Soviyani menilai Kota Malang kaya akan cagar budaya dan sejarah. Terutama bangunan berarsitektur kolonial yang berusia ratusan tahun. Demikian, sampai saat ini Kota Malang belum memiliki tim ahli cagar budaya. Sehingga, dikawatirkan bangunan cagar budaya rawan rusak atau beralih fungsi. “pemerintah Kota Malang harus membentuk tim cagar budaya,” ujar Aris Soviyani.  Begitu banyak warisan budaya yang bersejarah dan memiliki nilai seni yang sangat tinggi, tentunya ikta sebagai warga Malang Raya patut berpartisipasi dalam menjaga dan memelihara cagar budaya tersebut. Karena hal tersebut juga menjadi salah satu daya tarik yang meningkatkan minat wisatawan domistik maupun maca negara untuk berkunjung ke Kota Kota Malang.

Kunjungi Paket Wisata Malang, dan dapatkan promo akhir tahun yang menarik dari kami. 🙂